Vaksin untuk Guru dan Tenaga Pendidikan Kecamatan Raihat

Wemori, TOHE.DESA.ID. Guru dan Tenaga Pendidikan se-Kecamatan Raihat mendapatkan pelayanan vaksin jenis Sinovac hari ini (Senin, 10/05) di UPTD Puskesmas Haekesak.

Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag), sekolah didorong untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan maka Pemerintah Kabupaten Belu berupaya merealisasikan pembelajaran tatap muka dengan program vaksinasi pada guru dan tenaga pendidik melalui Kegiatan vaksin yang diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Haekesak berkerja sama dengan para kepala sekolah se-kecamatan Raihat inipun mendapat respon yang baik meski pemerintah setempat telah menyatakan daerah ini sudah berstatus zona hijau sehingga para guru dan seluruh tenaga kependidikan sangat semangat dan antusias menerima vaksin ini mengingat betapa pentingnya vaksin untuk menjaga kekebalan tubuh dalam upaya menangkal virus corona dan aktivitas sekolah yang mengijinkan  tatap muka secara langsung dengan para siswa saat ini.

Dokter Abraham Taufiq sebelum melakukan vaksin mengatakan bahwa “data penerima vaksin telah dikoordinasikan dengan pihak sekolah melalui proses pendataan terlebih dahulu namun saat ini vaksin yang diberikan masi sangat terbatas sehingga semua guru tidak bisa mendapatkannya. Ini merupakan vaksin perdana bagi guru-guru dan tenaga pendidikan di wilayah Puskesmas Raihat dan jumlahnya masih sangat terbatas sehingga belum bisa menjangkau semua guru dan tenaga pendidikan di wilayah ini. Oleh karena itu pelayanan hari ini akan disesuaikan terlebih dahulu kepada guru yang sudah mendapatkan nomor antrian hari ini dengan jenis vaksin yang diberikan yakni jenis vaksin Sinovac sama seperti yang sudah diberikan kepada para tenaga medis/TNI/POLRI pada periode sebelumnya”.

Adapun alur proses vaksin bagi guru yakni para guru dan tenaga kependidikan mengambil nomor antrian, mengisi formulir pendaftaran dan surat pernyataan kesediaan di vaksin setelah itu dilakukan pengecekan kesehatan dan screening tes oleh dokter, hal ini untuk mengetahui kondisi dan keadaan para guru dan tenaga kependidikan tentang riwayat kesehatan dan penyakit yang diderita oleh calon penerima vaksin. Langkah selanjutnya setelah dinyatakan layak vaksin baru akan dilakukan penyuntikan vaksin oleh dokter yang bertugas dan terakhir pemberian bukti bahwa anda telah divaksin berupa kartu vaksin, jelas Dr. Taufik.

Guru dan tenaga pendidikan yang divaksin sebanyak 95 orang dari jenjang SD, SMP dan SMK, Tenaga Kesehatan 7 orang dan Lansia 1 orang sehingga total yang divaksin pada hari ini sebanyak 103 orang. Selanjutnya akan dilaksanakan vaksin kedua atau vaksin lanjutan yang akan dilaksanakan pada tanggal 7/06 mendatang. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa masih sangat kurang vaksin yang diberikan kepada para guru di wilayah kecamatan Raihat sehingga sangat diharapkan kepada pemerintah untuk merencanakan pelayanan lanjutan bagi guru dan tenaga pendidikan di wilayah Puskesmas Haekesak. Sekolah yang tersebar di wilayah Puskesmas Haekesak sendiri terdiri dari 13 SD, 4 SMP dan 1 SMK. (Adm_Evo)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan