KKP dan Dinas Perikanan Belu Melakukan Penilaian Kelas Kelompok Perikanan Air Tawar

Foto: Evo/Penilaian Kelas Kelompok Perikanan POKDAKAN Ruiwarak

Ruiwarak, TOHE.DESA.ID. Tim Kementrian Kelautan dan Perikanan bersama Dinas Perikanan Kabupaten Belu melakukan Penilaian Kelas Kelompok pada kelompok perikanan yang berada di wilayah Kecamatan Raihat. Penilaian dilakukan serentak pada Kamis (15/10) di masing-masing kelompok/ lokasi pembudidaya ikan.

Desa Tohe merupakan salah satu desa yang mempunyai potensi sumberdaya alam berlimpah. Sumber air Webot yang menjadi symbol kehidupan desa ini dengan setia mengalirkan air tiada henti untuk menghidupi masyarakatnya. Hasil pertanian dari sawah dan ladang, peternakan, budidaya ikan, wisata yang indah menjadi ikon di desa yang menjadi beranda depan NKRI dengan Negara Timor Leste. Budidaya perikanan air tawar saat ini menjadi salah satu mata pencaharian favorit di desa ini, didukung dengan kelimpahan air tanahnya. Kelompok perikanan yang mulai tumbuh dan berkembang dibina langsung oleh KKP dan Dinas Perikanan melalui Penyuluh Perikanan di masing-masing kelompok.

Foto: Evo/Margaretha Sin, S.Pi-Kabid Pelelangan Ikan Dinas Perikanan Kab. Belu didampingi Penyuluh Perikanan Desa Tohe

Margaretha Sin, S.Pi sebelum menilai menyampaikan bahwa Penilaian kelas kelompok ini merupakan salah satu jenis kegiatan wajib tahunan yang dilakukan oleh KKP dan Dinas Perikanan Kabupaten Belu dengan tujuan sebagai bahan evaluasi, monitoring perkembangan dan kemajuan pada kelompok-kelompok pembudidaya ikan secara khusus para pelaku usaha pembudidaya ikan air tawar. Prinsip penilaian kelas dengan mempertimbangkan beberapa persyaratan, sebagai berikut : Pertama (valid), yaitu kemampuan yang akan diukur sesuai dengan pelaksanaan fungsi kelompok, Kedua Objektif yang diukur secara transparan dan dapat dipertanggung jawabkan; ketiga reliable yaitu siapapun, kapanpun, dimanapun dilakukan penilaian akan memberikan hasil yang sama dan sesuai ketentuan; dan terakhir adalah Efisien karena sudah dilaksanakan dengan tertib dan teratur sesuai waktu yang sudah ditetapkan.

Adapun Aspek penilaian kelompok pelaku utama kegiatan perikanan diukur berdasarkan 5 (lima) jenis kemampuan dan 42 (empat puluh dua) indikator, dengan bobot penilaian maksimal tertentu sehingga seluruh hasil penilaian kemampuan sama dengan 1.000. Sementara Waktu Penilaian dan Tim Penilai Penilaian dilaksanakan 1 (satu) tahun sekali yang dilakukan oleh tim penilai sebagai berikut: Untuk kelas pemula, penilai dari tim tingkat kecamatan yang ditetapkan dengan keputusan Camat terdiri dari penyuluh, unsur kecamatan, dan unsur dinas terkait. Kelas Madya, penilai dari tim tingkat kabupaten/kota yang ditetapkan dengan keputusan Bupati/walikota atau Dinas yang membidangi kelautan dan perikanan terdiri dari penyuluh, unsur kabupaten/kota, dan unsur dinas terkait. Kelas Utama, penilai dari tim tingkat pusat, provinsi, penyuluh perikanan, dan unsur dinas terkait yang ditetapkan dengan keputusan Menteri atau Gubernur atau dinas yang membidangi perikanan, papar Etha  Kepala Bidang Pelelangan Ikan pada Dinas Perikanan Kab. Belu.

Stefana Yasinta-Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Ruiwarak yang menjadi pusat penilaian tim hari ini manyampaikan terimakasih atas kunjungan dari pemerintah yang tetap memperhatikan kelompoknya melalui pendampingan penyuluh lapangan dan seluruh tim yang menilai sehingga Ia bersama anggotanya bisa terus belajar dan memperbaiki kekurangan yang dialami di dalam kelompok. Sinta berharap agar kelak seluruh kolam tanahnya dapat dibuatkan kolam permanen melalui uluran tangan pemerintah dalam hal ini Dinas Perikanan Kabupaten Belu. (Admin)

Penilaian Kelas Kelompok Perikanan Air Tawar-POKDAKAN Ruiwarak

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*