Pengumuman Kepala Puskesmas Haekesak agar Bersama-sama Cegah COVID-19

Foto: Apris / Pengumuman Kepala Puskesmas Haekesak Cegah COVID-19

Haekesak_TOHE.DESA.ID.  Semakin tinggi kasus penularan Corona Virus (COVID-19) yang semakin bertambah setiap saat menjadi kehawatiran seluruh masyarakat di seluruh daerah di Indonesia salah satunya di wilayah Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang mana letaknya langsung berbatasan dengan Negara RDTL yaitu UPTD. Puskesmas Haekesak Desa Tohe, Kecamatan Raihat – Belu, NTT.

Kegiatan sosialisasi dan himbauan untuk mencegah penularan virus bagi masyarakat di desa-desa pada wilayah kecamatan Raihat giat dilakukan oleh berbagai instansi dan Puskesmas Haekesak berperan penting dalam kasus yang merasahkan hampir seantero jagad secara khusus bagi masyarakat Raihat yang berada pada garis depan beranda NKRI.

Meski belum terdapat kasus penularan COVID-19 berbagai langkah antisipatif sudah dilakukan seperti aktifitas dari rumah dengan meliburkan anak-anak sekolah, Penutupan Kolam Renang, penutupan tempat ibdah dan pasar desa. Secara khusus Kepala Puskesmas Haekesak memberikan himbauan/pengumuman kepada seluruh masyarakat di seluruh desa (6 desa) untuk bersama-sama mencegah penularan virus corona / COVID-19 di wilayah kerjanya (Puskesmas) Haekesak.

Berikut isi pengumuman Kepala Puskesmas Haekesak:

  1. Selalu mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sesudah melakukan aktivitas apapun.
  2. Hindari menyentuh wajah, mulut, hidung dan mata sebelum mencuci tangan.
  3. Gunakan masker jika batuk atau pilek.
  4. Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.
  5. Menghindari keramaian atau tempat-tempat umum.
  6. Tidak merokok
  7. Tidak melakukan jabatan tangan
  8. Menjaga jarak dengan sesama minimal 1 meter
  9. Dilarang membawa anak-anak yang sehat ke Puskesmas
  10. Melakukan aktivitas/berjemur bersama anggota keluarga di bawah sinar matahari selama 15 menit setiap hari pada Pukul 10.00 Wita.
  11. Dilarang pergi ke luar daerah jika dirasa tidak terlalu mendesak
  12. Anggota keluarga wajib melaporkan ke kepala desa apabila ada anggota keluarga yang dating dari luar daerah.
  13. Bagi keluarga yang datang dari luar wilayah, wajib berdiam diri di rumah selama 14 hari dan tidak menerima tamu (bertemu siapapun)
  14. Hindari wilayah yang terpapar virus corona/zona merah seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Kalimantan dan Bali.

Demikian isi pengumuman yang disampaikan secara keliling pada semua desa oleh Margaretha D. Abu, SKM – staf Promkes pada UPTD. Puskesmas Haekesak agar dapat diketahui, dilukakan, dan dihindari masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19 di Raihat-Belu. (Admin_Evo)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan