Siap Ujian Online, SMK Raihat mulai Simulasi UNBK

Foto: Evo/ Kegiatan Simulasi UNBK di SMK Negeri Raihat

Haekesak_Tohe.desa.id. Berbagai upaya dilakukan oleh sekolah dibawah pimpinan Dra. Yustina Manu-Kepala SMK Negeri Raihat yang sejak tahun lalu giat melibatkan siswa/i untuk ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer.

Berbeda dengan ujian nasional sebelumnya kepsek bekerja sama dengan sekolah lain (STM Nenuk) agar siswa bisa melaksanakan ujian dengan komputer hal ini dikarenakan sekolahnya belum memiliki sarana yang cukup untuk melaksanakan ujian di sekolah sendiri. Berbagai upaya pun dilakukan dan akhirnya membuahkan hasil sehingga SMK yang berbatasan langsung dengan negara RDTL ini dapat dipastikan untuk melaksanakan UNBK di sekolah sendiri pada akhir tahun pelajaran 2019/2020.

Persiapan ujian kini sudah dimulai dengan mempersiapkan sarana dan prasana, persiapan peserta dan juga kegiatan simulasi ujian yang sementara dilakukan pada hari Rabu (13/11) dan Kamis (14/11) di SMK Negeri Raihat.

Pengawas Ujian- Fidelis Hale, S.Sos yang ditemui pada saat kegiatan menyampaikan kegiatan simulasi yang dilaksanakan sebagai upaya sekolah untuk mengikutsertakan para siswa dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer kelas XII pada UN mendatang.
Guru Fidelis juga merasa senang karena meskipun baru pertama kali melaksanakan kegiatan persiapan dan simulasi yang sementara dilakukan bisa berjalan dengan normal tanpa masalah berarti. Sejak awal kemarin simulasi berjalan lancar, jaringan normal meskipun pada awal sesi satu terdapat sedikit gangguan jaringan namun bisa diatasi dengan cepat oleh para teknisinya.

Foto: Evo/ Ruang Simulasi UNBK di SMK N Raihat

Berdasarkan data yang dihimpun total ada Delapan puluh (80) siswa yang terdafatar sebagai peserta UN di sekolah ini dan diikuti oleh peserta dari tiga jurusan yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) berjumlah 44 siswa, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) sebanyak 9 siswa dan jurusan Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR) sebanyak 27 siswa.
Untuk kegiatan simulasi dan rencana pelaksanaan ujian nanti peserta akan dibagi dalam tiga sesi ujian hal ini dikarenakan komputer yang tersedia di sekolah sangat terbatas yaitu 30 unit dan tiap sesi hanya bisa diikuti oleh 27 orang peserta saja sesuai dengan komputer yang disediakan.

Kepsek SMK Raihat berharap agar kegiatan persiapan UNBK perdana di sekolah ini bisa berjalan lancar hingga akhir UN nanti dan terus berupaya agar mendapatkan tambahan sarana dan prasarana berupa komputer. Peserta ujian sangat antusias dan setia menanti giliran karena kondisi ini. Namun kegembiraan nampak terlihat dari para siswa karena selain pertama kali melaksanakan kegiatan di sekolah mereka merasa biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan ujian nanti akan lebih sedikit karena ujian disekolah sendiri tidak seperti tahun sebelumnya yang harus menginap di sekolah lain untuk melakukan ujian, ungkap Kepsek Yustina menutup ceritanya. (Adm_Evo)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan