PMKRI St. Yohanes Paulus II Cabang Atambua Gelar MPAB di Haekesak

Wemori, TOHE.DESA.ID- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Atambua St. Yohanes Paulus II melaksanakan penutupan Masa Penerimaan Angota Baru (MPAB) Sabtu, 25/05/2019. Kegiatan  dengan tema “Kamu adalah Garam dan Terang Dunia (Matius, 5:13-16)” tersebut berlangsung di Aula Gereja St. Aloysius Gonzaga Haekesak dan diikuti oleh 20 calon Peserta/mahasiswa dari STKIP Nusa Timor Wilain (18 orang) dan STSIP Fajar Timur Atambua (2 orang).

Foto: Naiaki/ Ketua PMKRI St. Yohanes Paulus II Cabang Atambua

Tujuan dari pada kegiatan ini sendiri adalah memberikan kesempatan kepada generasi muda Haekesak untuk ikut berpartisipasi  dalam organisasi, proses regenerasi dan membentuk karakter dasar dari kader-kader muda bangsa.

Acara penutupan kegiatan ini dihadiri oleh Pastor Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak, para Dosen STKIP Nusa Timor, Ketua GMNI Belu, para senior dan alumni PMKRI. Kegiatan MPAB sendiri telah dilaksanakan dan dimulai sejak tanggal 23 hingga 25 Mei 2019.

Ketua Presidium Ferdinandus Naiaki dalam sambutannya mengucapkan selamat dan proficiat kepada calon anggota baru yang sudah menyelesaikan Masa Penerimaan Anggota Baru sebagai masa persiapan menjadi kader-kader bangsa yang diandalkan. “Ketika memilih bergabung di PMKRI, kalian sebagai mahasiswa harus peka terhadap situasi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar”, ujarnya. Ia menambahkan kecenderungan generasi milenial saat ini adalah adanya sikap acuh terhadap situasi sekitar dan lebih berorientasi pada sikap individualis. Banyak mahasiswa yang lebih mementingkan diri sendiri, suka puja-puji diri sendiri dan mengabaikan nilai-nilai kebersamaan”.

Foto: Naiaki/RD. Nikolas Nahak Dalu, Pr- Pastor Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak

Sementara itu RD. Nikolaus Nahak Dalu Projo selaku Pastor Paroki Haekesak mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran PMKRI di Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak. Romo Niko Nahak menegaskan kepada generasi milenial jangan sampai terjebak dalam aktivitas-aktivitas yang tidak produktif, tandasnya dalam sambutan sekaligus sebagai penutup kegiatan MPAB PMKRI di Haekesak.

Foto: Naiaki/ Penutupan MPAB  PMKRI Haekesak

Momen ini menjadi salah satu pengalaman luar biasa bagi Ensi salah seorang peserta karena ia bisa belajar dan bisa berproses bersama teman-teman. ” Saya tertarik dengan kegiatan ini, semua agenda kegiatan dan materinya dikemas secara baik. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri dan lebih bersyukur. Semoga hal yang telah kami dapatkan pada beberapa hari ini dapat menjadi landasan bagi kami untuk menjadi lebih baik sesudah hari ini”, tuturan mahasiswi dari kampus STKIP Nusa Timor Wilain. (Evo Suri Leon)

Facebook Comments