Syukuri Kelulusan dengan Ekaristi: “Gembala yang baik mengenal Domba-dombanya dan Domba-domba yang baik menggaungkan suara Gembalanya”

Foto: Abe/Acara syukur penerimaan amplop SMKN Raihat

Haekesak, TOHE.DESA.ID. Senin, 13 Mei 2019 SMK Negeri Raihat mengumumkan kelulusan Ujian Naaional sekaligus mewisuda 83 siswa yang dinyatakan lulus dalam UNBK. Acara tersebut diawali dengan perayaan ekaristi sebagai ungkapan syukur atas campur tangan Tuhan dalam setiap aktvitas.

Foto: Evo/Diskusi Pendidikan RD. Niko Nahak, Pr pada acara Serah terima Ijazah SMKN Raihat

Perayaan ekaristi ini menegaskan bahwa setiap usaha dan kesuksesan kita adalah bentuk penyelenggaraanNya. Perayaan ekaristi tersebut dipimpin oleh Pastor Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak, RD Niko Nahak, Pr. Dalam ekaristi tersebut di bagian awal RD. Niko Nahak mengajak segenap civitas akademika SMK Raihat untuk selalu bersyukur kepada Tuhan dalam situasi apapun. Hanya iman akan Tuhanlah yang membuat kita kokoh mengadapi arus zaman. Keyakinan kita akan adanya sang pengada ini yang menggerakkan kita untuk menjalankan setiap aktivitas dengan penuh cinta. Karena itulah, sebagai pendidik bapak Ibu guru menjalankan proses pembelajaran dengan sungguh. Dan setiap siswa harus berterima kasih kepada guru-gurunya, karena berkat jasa Bapak Ibu gurulah Anda menjadi Anda. Sukses atau gagal perlu disyukuri dan kalaupun gagal tak boleh disesali karena bapak Ibu guru sudah memberikan cintanya secara total kepada siswa sekalian, sayang, pemberian cinta itu belum dihayati dan dimaknai secara baik oleh siswa.

Dalam khotbah Rm. Niko Nahak berpesan bahwa gembala yang baik adalah mengenal domba-dombanya. Dan pengenalan terhadap domba-domba merupakan suatu keharusan karena setiap domba selalu menampilkan keunikan. Saya yakin, sebagai pendidik, Bapak Ibu guru telah mengenal secara baik siswa-siswanya. Pengenalan secara baik terhadap siswa-siswa inilah yang hari ini kita bersama di tempat ini mengungkapkan rasa syukur, ungkapnya. Bapak Ibu guru telah membimbing, mengarahkan dan menuntun Anda untuk berjalan sampai di batas, sebagai siswa Anda harus berterima kasih karena jasa dan budi baik mereka sungguh luar biasa. Kini, saatnya anda menggaungkan suara gembala itu ke tengah masyarakat. Jadi apa yang anda peroleh di bangku SMK, saatnya anda terapkan dalam kehidupan Anda.

Foto: Abe/Acara Syukuran Penerimaan Ijazah SMKN Raihat

Sebelum pengumuman hasil UN dan pengalungan medali Kepala SMK Raihat memberi sambutan. Dalam sambutan itu kepsek berpesan, kini Anda sudah melewati pendidikan di bangku SMK kurang lebih tiga tahun. Dan hasil yang diperoleh hari ini merupakan perjuangan yang diperoleh selama tiga tahun pula. Dan ingat, proses tidak akan mengkhianati hasil. Kalau Anda mengikuti proses dengan baik dan tekun, maka hasilnya pun pasti menyenangkan. Tetapi, jika proses yang dilalui asal-asal saja, maka hasilnya pasti asal-asal pula. Sebab kesuksesan yang diraih selalu berawal dari proses yang rumit dan membutuhkan perjuangan yang keras. Apabila kita melewati proses dengan baik, maka secara otomatis kita akan memperoleh hasil yang sangat memuaskan, tandas beliau.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa sebagai generasi milenial anda harus sanggup membawa pembaharuan. Konsep pembaharuan harus selalu ada dalam setiap tindakan. Idealisme yang dibangun harus disertai dengan tindakan. “Saya merasa bangga kalau setelah tamat dari SMK, jika tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi anda berwirausaha sesuai dengan kompetensi yang anda miliki. Dan saya menjadi miris ketika Anda menjadi alumni SMK Anda tidak mengembangkan kompetensi yang dimiliki setelah tamat SMK. Karena setelah kita mengenyam pendidikan tinggi pun, orientasi kita sama, yakni mencari uang, tandasnya. Sebagai siswa SMK yang kompeten, anda harus kreatif untuk berwirausaha karena daerah kita ini sangat berpotensi untuk dikembangkan. Saatnya kita berkreasi untuk mengidupkan daerah kita.

Usai memberi sambutan, dilangsungkan acara pelepasan atribut siswa-siswi kelas XII dan pengumuman kelulusan UN. Pelepasan atribut ini menandakan bahwa mereka bukan lagi siswa SMK Raihat. Mereka sudah menjadi alumni SMK Raihat. Pada detik-detik yg menegangkan pelepasan atribut Kepsek berpesan, ” Terima kasih sudah menimba ilmu di lembaga ini. Saatnya Anda kembali ke tengah masyarakat menerapkan ilmu yg diperoleh di tempat ini. Ingat, kemana pun Anda pergi, kapan pun dan di mana pun Anda berada, jagalah selalu almamatermu”.

Foto: Abe/ Penyerahan Ijazah dan Medali Tanda Mata

Persentase kelulusan UN tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun kemarin (2018), walau ini merupakan tahun pertama pelaksanaan UNBK, kata Kepsek. Dalam acara itu, 5 orang siswa memperoleh piagam penghargaan karena meraih nilai UN tertinggi, yakni Maria Josefa Dos Santos, (Mapel Bindo, dengan jumlah nilai 80), Herman Gusmao (Bing dengan jumlah nilai 60) dan Julio Soares (ATR), Lidya Kali dan Stef Mau (ATPH) untuk kompetensi keahlian dengan jumlah nilai 60. Sedangkan yang meraih juara umum untuk UN tahun ini adalah Herman Gusmao Soares dari kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan dengan jumlah nilai 360.

Acara perpisahan dan pengumuman kelulusan Ujian Nasional siswa siswi kelas XII angkatan IX tahun pelajaran 2018/2019 ini mengusung tema “Generasi Milenial Mengukir Kenangan, Menggapai Harapan”. Acara ini memberi kesan tersendiri bagi SMK Negeri Raihat karena tahun ini pertama kali SMK Raihat menyelenggarakan UNBK dan pertama kali SMK Negeri Raihat mewisuda 83 siswa yang ditandai dengan pengalungan medali bagi siswa yang lulus.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil Turiskain, Kapolsek Raihat. Kepala desa Tohe, Kepala SMP Turiskain, badan pengurus komite SMK Raihat, orang tua siswa kelas XII, dan siswa kelas XII serta siswa-siswi kelas X, XI, para Guru, TU dan Teknisi.

 

Penulis: Jacky N

Editor: Evo

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan