Silahturami IKS dan IKSPI Bangun Solidaritas Menggapai Persaudaraan dan Perdamaian

Foto: Jhon S/ Silaturahmi PSHT dan IKS.PI Belu

Atambua, TOHE.DESA.ID (18/5) Organisasi bela diri Persatuan Setia Hati Teratai (PSHT) dan IKS.PI bangun solidaritas dengan menggelar sumpah adat bersama di Lapangan Umum Atambua. PSHT dan IKS.PI perlu membangun solidaritas untuk menggapai perdamaian dan persaudaraan, ungkap Bupati Belu dalam acara silaturahmi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) bersama Forkopimda Plus, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda di kabupaten Belu-Atambua. Dalam sambutan itu Bupati Belu mengajak semua anggota kedua organisasi untuk membangun rasa solidaritas dalam diri karena kita sama-sama orang Belu. Belu artinya sahabat, kawan. Kita harus bersahabat, kapan pun dan di mana pun kita berada. Sebab buah dari sahabat adalah kebaikan dan diluar sahabat adalah permusuhan dan cekcok, imbuh bupati.

Foto: Jhon S/ Tandatangan Ikrar Damai oleh perwakilan PSHT dan IKS.PI Belu

Setelah Bupati Belu memberi Sambutan, masing-masing utusan dari kedua organisasi bela diri ini mengucapkan ikrar perdamaian bersama dan membubuhkan tanda tangan atas ikrar yang dituangkan dihadapan Bupati, para saksi dan undangan. Ikrar itu mengajak kedua anggota organisasi untuk menjaga keutuhan dan perdamaian yang berlandaskan UUD’45 dan pancasila.

Sementara itu, ketua PSHT dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hari ini merupakan hari bersejarah bagi IPSI kabupaten Belu, terutama PSHT dan IKSPI untuk kembali berdamai membangun persahabatan di wilayah Belu. Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa PSHT sebenarnya mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah. Yang berbuat onar dan kekacauan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat Belu. Beliau pun meminta maaf kepada masyarakat Belu akibat keonaran dan kekacauan oleh oknum-oknum tertentu sehingga meresahkan warga Belu. Usai memberikan sambutan, Ketua PSHT memberikan AD/ART kepada bupati Belu.

Foto: Jhon S/ Peserta Silaturahmi PSHT dan IKS.PI Belu

Hal senada juga dikatakan oleh ketua IKSPI bahwa keduanya hanyalah beda istilah. Sama bergabung dalam IPSI, memiliki visi dan misi yang sama, yakni melatih orang untuk membangun ema dan rai Belu. Perkelahian diantara keduanya hanyalah salah paham. Saatnya kita melepaskan ke-egoan kita untuk bersahabat sebab kita adalah satu dalam misi.
Usai sambutan, kedua organisasi melakukan sumpah adat.

Acara sumpah adat ini disaksikan oleh bupati dan wakil bupati Belu, Kapolres Belu dan Dandim 1605 beserta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh Pemuda Belu.

 

Foto/Penulis: Jhon Seran

Editor: Evo

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan