Jangan Biarkan Wisata Webot Kotor Karena Sampahmu

Haekesak_TOHE.DESA.ID Pada umumnya sampah plastik sekali pakai akan dibakar mengingat sampah plastik sangat sulit terurai. Kantong plastik membutuhkan waktu sekitar 10-12 tahun untuk dapat terurai dan 500 tahun bagi styrofoam untuk dapat terurai dengan baik.

Banyaknya sampah yang di tinggalkan warga di sekitar sumber air dan obyek wisata Taman Kehayati Webot bila tidak di tangani dengan cepat tidak hanya akan mengancam makhluk bawah air namun juga merusak tatanan ekosistem yang ada di Webot.

Aktifitas masyarakat di sekitar areal sumber air Webot seperti Mandi, Cuci, Rekreasi menjadi pemicu maraknya sampah. Hal ini dikarenakan terbatasnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, tidak tersedianya fasilitas kebersihan kotak sampah, tidak adanya petugas kebersihan serta belum ada perhatian dari pemerintah setempat.

Di tengah ancaman sampah tersebut menarik perhatian serius dari kelompok anak muda yang konsen akan adanya perubahan dan aksi pembersihan lingkungan dari sampah. Oleh karena itu, grup milenial CBSAA telah merencanakan aksi nyata pembersihan sampah disekitar area sumber mata air Webot dan obyek wisata Taman kehayati Webot yang akan dilakukan pada pekan ini.

Aksi ini sebagai upaya untuk memberikan teladan kepada masyarakat akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan sebagai upaya pelestarian alam, mendorong pemerintah untuk segera menjadikan sumber mata air dan Taman Kehayati Webot menjadi ikon wisata di desa Tohe sehingga bisa memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar desa Tohe. (Abe)

Editor: Suri Leon

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan