SEMARAK NATAL 2018, Yonif Raider 408/Suhbrastha-Kodam IV Diponegoro Gandeng Panitia Gereja di Perbatasan Gelar Berbagai Kegiatan Rohani.

Foto: Evo/ Kuis Kitab Suci Kategori Dewasa pada semarak Natal 2018 di Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak

Wemori, tohe.desa.id. Dalam rangka memeriahkan perayaan Natal Tahun 2019 di Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak, TNI Yonif Raider 408/Suhbrastha Kodam IV/ Diponegoro Sragen Jawa Tengah bekerjasama dengan Panitia perayaan Natal 2019 Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak menyelenggarakan berbagai kegiatan menyongsong peringatan hari raya Natal atau Perayaan memperingati kelahiran Yesus Kristus bagi umat Nasrani;

Foto: Evo/ Kuis Kitab Suci Kategori Anak-anak dalam Semarak Perayaan Natal 2018 Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak

Kapten Inf. Roxky Maracilu, dalam konfirmasinya via WA mengungkapkan motivasi Satgas TNI yang baru saja bertugas kurang lebih satu bulan di perbatasan RI-RDTL ikut mengambil bagian dalam menyambut perayaan hari natal tahun 2018 yakni masyarakat harus diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang berhubungan dengan perayaan natal, sehingga masyarakat terutama anak-anak muda semakin beriman dan lebih memahami pesan-pesan atau isi dari pada kitab suci melalui kegiatan Lomba Baca Kitab Suci dan Kuis.

Kegiatan Kuis Kitab Suci tingkat anak-anak dan orng dewasa, vokal singel, tarik tambang, masukkan benang ke jarum sambil berlari, makan kerupuk dan suami gendong istri.

Kegiatan ini berlangsung setelah misa minggu adven keempat di pelataran Gereja Haekesak, dengan melibatkan peserta pada kelompok anak-anak dan kelompok orang dewasa dari masing-masing lingkungan di dalam wilayah paroki ini.

Foto: Evo/Panitia Pelaksanaan dari unsur TNI dan Umat/Masyarakat

Babak final kuis Kitab Suci pun berkahir dengan keunggulan poin oleh Lingkungan Derok Sosial yang menempati urutan pertama pada kuis dengan kategori anak-anak, diikuti Lingkungan Haekesak pada posisi Kedua dan Lingkungan Saunluli pada urutan tiga.

Sementara pada kategori Dewasa Kuis kitab Suci pada babak final Lingkungan Wekrame A keluar sebagai juara satu dengan total nilai 700, disusul oleh lingkungan Turiskain pada posisi dua dengan perolehan total nilai 600, dan juara tiga lingkungan Sakafini dengan perolehan nilai sebanyak 400.

Kegiatan inipun menjadi meriah karena banyak masyarakat umat baik anak-anak maupun orang dewasa, para orang tua sangat antusias dalam mengikuti acara-acara yang dilombakan.

Satgas dan masyarakat harus semakin akrab, sehingga menjadi sahabat dalam damai guna bersatu membangun negeri dari garis perbatasan. Lomba ini kiranya bukan hanya dilaksanakan di tingkat Paroki/Kecamatan, tetapi bisa dilaksanakan sampai ke tingkatan yang lebih bahkan ke tingkat nasional, pesan Danki Roxky. (Adm_Evo)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan