Peningkatan Infrastruktur Pasar; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Belu Bangun Pasar Desa Tohe

Foto: Evo/Pembangunan Pasar Rakyat Sakafini Desa Tohe

Sekutren_tohe.desa.id. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekononi masyarakat di desa sangat didukung dengan adanya salah satu infrastruktur pasar yang memadai demi tercapainya peningkatan dan kemajuan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat di desa perbatasan. Oleh karena itu Pemerintah Kabupeten Belu melalui mengalokasikan anggarannya pada DAK Tahun 2018 membangun sejumlah bangunan pasar. Salah satu pembangunan pasar tersebut berlokasi di Wemori Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu. Pembangunan ini dikontrol langsung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Belu.

Foto: Evo/Data Proyek Pembangunan Pasar Rakyat Sakafini Desa Tohe

Pantauan Tim Media Desa Tohe Broadband hari ini (Kamis/02/08/2018) yang meninjau langsung di lokasi pekerjaan pembangunan pasar desa (Wemori) telah dilakukan pekerjaan terhitung tanggal 12 Juli 2018 s/d 22 November 2018 (120 hari kalender kerja) waktu pelaksanaan yang dimulai dengan pengerukan, penumpukan material berupa batu dan pasir. Sementara sudah dibangun alas berupa fondasi dan masih terus dalam proses pekerjaan hingga selesai. Proyek pembangunan pasar  ini dikerjakan oleh CV. Ugahari yang beralamat di Jl. Meobaru, Tenukiik Atambua. Adapun data proyek sebagai berikut:

Pekerjaan            : Pembangunan Pasar Rakyat Sakafini

Lokasi                  : Desa Tohe, Kecamatan Raihat – Kabupaten Belu, NTT

Nilai Pekerjaan : RP. 958.481.000 (Sembilan Ratus Lima Puluh Delapan Juta Empat Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Rupiah)

Sumber Dana    : DAK Kabpaten Belu 2018

Foto: Evo/Keadaan dan aktivitas Pasar Rakyat Sakafini Desa Tohe yang direlokasi sementara di sekitar Lapangan Wemori.

Pasar rakyat yang sudah terjadwal pada setiap hari Rabu dalam pekan tersebut untuk sementara waktu dipindahkan ke lokasi Lapangan Wemori dan sekitarnya hingga pekerjaan ini selesai dan masyarakat bisa memanfaatkannya. Pasar ini menjadi central karena berada di wilayah perbatasan dengan Timor Leste, sehingga tidak hanya pengunjung lokal yang melakukan transaksi jual beli di pasar ini tetapi ada juga warga negara tetangga yang datang untuk membeli kebutuhan harian mereka, dengan demikian pertukaran uang Dolar dengan mata uang Rupiah menjadi hal yang biasa terjadi pada setiap transaksi di Pasar Rakyat Sakafini. (Adm_Evo)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan