Puskesmas Haekesak Melakukan Forum Group Diskusion (FGD), Penyakit TBC Kepada Masyarakat Desa Tohe

Foto: Evo/ Gedung Baru Puskesmas Haekesak

Beisarinlo’o-tohe.desa.id. Upaya untuk menekan jumlah penderita penyakit Tuberculosis (TBC) pada masyarakat kecamatan Raihat, Puskesmas Haekesak melakukan Forum Group Diskusion (FGD) bersama masyarakat Desa Tohe. TBC atau tuberculosis adalah infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia.

Foto: Evo/ Imelda A. Telik, Amd. Kep Pemateri FGD Penyakit TBC Desa Tohe

Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.00 Wita di Kantor Desa Tohe pada hari ini (Kamis, 24/05/2018), dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang masing-masing perwakilan dari Kader Kesehatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Wanita, Tokoh Pemuda dan Pemerintah setempat.

Berdasarkan data hasil evaluasi 3 tahun terakhir (2015-2017) di Puskesmas Haekesak, masyarakat yang menderita penyakit TBC hingga awal pertengahan tahun 2018 secara umum mengalami peningkatan di hampir semua (6) desa dalam wilayah kecamatan Raihat.  Akumulasi pasien yang terdaftar sebanyak 29 orang penderita TBC di Puskesmas ini, 14 orang sudah dinyatakan sembuh dan 15 orang lainnya masih dalam proses penanganan. Secara khusus untuk masyarakat Desa Tohe terdapat 5 orang pasien yang terdaftar sebagai penderita penyakit TBC. Hal ini diungkapkan oleh narasumber dari staf Puskesmas Haekesak dan secara khusus menangani pasien TBC, Ibu Imelda Aldegonda Telik, Amd. Kep.

Foto: Apris/ Kelompok FGD Penyakit TBC Desa Tohe

Hasil dari FGD yang dilakukan hari ini ditemukan juga masalah yakni Faktor perilaku hidup sehat dan sosial kemasyarakatan menjadi masalah utama penyebab meningkatnya penderita penyakit TBC di wilayah ini. Selain itu terdapat banyak masyarakat yang belum terdeteksi dan diketahui mengidap penyakit mematikan ini dikarenakan ada masyarakat yang enggan melakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau puskesmas.

Foto: Evo/ Forum FGD Penyakit TBC Desa Tohe

Sebagai rencana kerja tingkat lanjut dari pada FGD di desa Tohe,  peningkatan peran Kader Kesehatan tentang pengetahuan akan gejala yang menyebabkan terjadinya penyakit TBC, perlu adanya pendekatan lebih intensif dengan masyarakat yang terdeteksi mengidap penyakit TBC untuk segera mengarahkan pasien/masyarakat ke Puskesmas atau petugas kesehatan untuk segera ditindaklanjuti, serta adanya peran tokoh masyarakat sebagai mediator antara pasien dengan petugas kesehatan. (Admin_Evo)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan