TMS (Tentara Masuk Sawah): Kerja Bersama Masyarakat

Foto: BOBCREATIVE_/ Satgas Pamtas Yonif Raider 743 Turiskain-Nunura-Maubusa-Asumanu bantu warga tanam padi.

Autalin-tohe.desa.id. “Siap kerja bersama karena kita bersaudara.” Demikian motto Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 743 yang bertugas di Kecamatan Raihat yang hari ini (Kamis/22/02/2018) melakukan kegiatan nyata penanaman padi di sawah milik warga  Dionisius Moruk (25) di Autalin-Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu.

“Bekerja bersama merupakan suatu hal mulia yang wajib dilakukan dalam hidup bermasyarakat. Melalui kerja bersama akan tercipta kemajuan dalam persaudaraan. Dalam menjalankan tugas pengamanan, TNI tidak bisa single fighter. TNI butuh keterlibatan pihak-pihak lain terutama masyarakat. Kegiatan seperti ini, di satu sisi merupakan bagian integral Satgas dalam menjalankan tugas kenegaraan. Tugas Satgas Pamtas tidak hanya menjaga border line melainkan juga turut serta bekerja bersama masyarakat perbatasan dalam berbagai bidang. Misalnya, pertanian.”, demikian pernyataan Laode Sadiran, Kapten Infanteri Dankipur 2 Pamtas RI-RDTL. “Satgas Pamtas harus menciptakan kesan yang baik di hati masyarakat. Dengan demikian, suatu ketika pindah tugas, masyarakat boleh mengenang setiap pekerjaan bersama yang sudah dilakukan. Saat masyarakat mengenang secara baik, itu sudah merupakan doa bagi kami.” lanjutnya.

Foto: BOBCREATIVE_/ Satgas Pamtas RI-RDTL Kipur 2 Turiskain-Nunura-Maubusa-Asumanu membantu warga menanam padi di Autalin-Desa Tohe.

Kegiatan penanaman padi melibatkan pihak Gereja, pemilik lahan dan TNI. Romo Bob Ndun, Pr selaku Pastor Moderator OMK Paroki Santo Aloysius Gonzaga-Haekesak yang turut hadir mengapresiasi kegiatan ini. “Terlibat dalam kegiatan bersama masyarakat sebenarnya merupakan salah satu bentuk sosialisasi tugas Satgas Pamtas yang memiliki daya pengaruh lebih besar teristimewa dalam hal menjaga keamanan di daerah batas. Untuk itu, kegiatan seperti ini perlu tetap berlanjut dengan melibatkan lebih banyak pihak. Semisal, pihak pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Kita bisa bekerja bersama membuat lahan percontohan.”, papar Pastor muda yang semangat menerapkan misi pelayanan pastoral terlibat. “Ini namanya Tentara Masuk Sawah alias TMS. Atau Tentara Masuk Lumpur alias TML.”, ujar Romo Bob dalam nada kelakar.

Kegiatan dimulai pukul 08. 30 WITA sampai pukul 15. 00 WITA dengan jumlah personil 32 orang yang merupakan gabungan Satgas  Pos Turiskain, Pos Nunura, Pos Maubusa dan Pos Asumanu.  (Admin_Evo).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan