Pencurian Ternak, Tujuh Ekor Sapi Warga Desa Tohe dipulangkan dari Timor Leste

Foto: Evo/Proses Pemulangan Sapi dari Timor Leste

Haekesak, tohe.desa.id. Keresahan warga perbatasan RI-RDTL di Kecamatan Raihat Kabupaten Belu-NTT akan maraknya pencurian ternak sapi pada penghujung tahun ini seolah terjawab dengan kejadian hari ini (Selasa, 5/12/2017) yang menjadi hari penuh cerita dengan kembalinya tujuh ekor sapi milik Warga-Minggus Kali dari Holsa dan Lahomea Timor Leste.

Tujuh ekor sapi yang diketahui pemilik hilang pada Jumat, 01/12/2017 lalu awalnya diikat dekat pemukiman warga sekitar lokasi persawahan Weraikuak Desa Tohe, Kecamatan Raihat. Sapi-sapi ini kemudian dicuri dan dibawah ke luar wilayah perbatasan Indoneseia menuju Timor Leste- Holsa dan dua ekor lainnya sudah berhasil dijual ke Lahomea-Timor Leste. Usaha dan negosiasi untuk melakukan pencarianpun dilakukan oleh pihak korban sambil melapor kepada pihak Keamanan Polsek Raihat dan Pos-pos Pengaman Perbatasan TNI, Brimob Turiskain dan UPF (pihak keamanan Negara RDTL).

Foto: Evo/Iringan Sapi Korban Curian dari Turiskain ke Rumah Sekutren-Desa Tohe

Pencarian ini pun menuai hasil sempurna ternak sapi milik Minggus Kali (Kepsek SDK Wesor) dengan kerja sama pihak keamanan kedua Negara Indonesia dan RDTL, sehingga hari ini sapi-sapi tersebut diarak pulang dari Timor Leste melalui perbatasan Turiskain. Serupa pengantin sapi-sapi piaraan  itu diarak oleh masyarakat yang sudah menanti sejak siang tadi menuju rumah korban di Sekutren- Desa Tohe didampingi pihak keamanan setempat.

Menjadi perhatian juga bahwa pada tahun ini sesuai dengan informasi dan keluhan dari masyarakat di Wilayah Kecamatan Raihat dan sekitarnya sudah terjadi pencurian berulang dan kerugian masyarakat yang kehilangan ternak sapi meskipun belum mendapat data pasti kehilangan namun saat ini sudah mencapai  50 sampai 70 ekor sapi jantan dan betina. Hal ini sangat disayangkan mengingat wilayah Kecamatan Raihat merupakan salah satu daerah ternak yang mempunyai potensi peternakan terbesar di Kabupaten Belu. Untuk itu diharapkan adanya kerja sama antara masyarakat dan Pemerintah, Pihak Keamanan yang berada di wilayah ini bisa bersatu untuk meminimalisir atau menuntaskan kasus pencurian di wilayah batas. (Admin_Evo)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan