Wabub Belu Bertemu Tim Acesor Desa Broadband Terpadu Bahas Pengembangan TIK di Belu

Foto: Evo/Pertemuan Wakil Bupati J. T. OSe Luan,Kadis Kominfo dan Tim Acesor Desa Broadband Terpadu di Belu

Atambua, tohe.desa.id. Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan resmi menerima Tim Acesor Desa Broadband Belu tahun 2017 pada hari (Jumat 29/09/2017) bertempat di Hotel Intan Atambua. Pada pertemuan Wabup yang didampingi oleh Kadis Kominfo Kabupaten Belu Drs. Kornelis Besin, membahas Perkembangan TIK di Belu khususnya  pada desa-desa penerima program Broadband yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi sejak tahun 2015 lalu.

Tim Acesor Desa Broadband yang datang dari Jakarta kemarin sebanyak 5 (lima) orang dari PSP3-LPPM IPB (Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor yang bekerja sama dengan Kementrian KOMINFO, BP2DK  dan BP3TI. Kelima orang itu merupakan utusan untuk masing-masing Desa Broadband yang terdapat di Kabupaten Belu.

Kedatangan Tim  assessment ini ditujukan untuk meninjau dan mengkaji kemampuan desa-desa penerima program Desa Broadband Terpadu 2017 dalam memahami Platform Tatakelola Desa untuk menciptakan tatakelola desa yang terpadu dan berkelanjutan. Assessment ini dilakukan terhadap Profil (peta sosial) di 222 Komunitas Desa Broadband Terpadu di seluruh Indonesia pada tahun 2017,  dan Platform Tatakelola Desa Broadband Terpadu dan Berkelanjutan dari 222 Komunitas Desa Broadband Terpadu 2017.

Ada 5 desa yang menerima program Broadband Terpadu atau desa internet di Kabupaten Belu antara lain Desa Silawan, Desa Maneikun, Desa Tohe, Desa Fulur, dan Desa Lutharato. Selain itu ada tambahan di 2 desa yang pada tahun 2017 juga menerima perangkat untuk layanan internet di Desa Duarato dan Desa Loonuna.

Dari pertemuan itu Pemerintah Kabupaten Belu (Wabup) menyatakan sangat mendukung program ini karena  dengan internet masyarakat desa bisa dengan mudah terhubung dengan siapa saja. Sebagai bukti dukungan Program Broadband di Belu  Pemerintah telah menetapkan anggaran untuk membiayai para Pendamping/Pandu Desa Broadband yang ditempatkan di masing-masing desa penerima program yang berjumlah 5 orang. Wabup juga mengharapkan agar desa-desa internet di Kabupaten ini bisa  mensuport program internet dengan menganggarkan APBDesnya sehingga program ini bisa berkelanjutan. (Adm)

 

http://toheleten.sideka.id

Sensasi Nikmatnya Abon Cabe Khas Desa Tohe

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan