Tiap hari Beta cuma “Main” dengan Domba

       (Tohe Broadband), Jumat/22/04/2016. Sejak Zaman dahulu kala manusia telah melakukakan kegiatan beternak Domba dan masi berlangsung hingga sekarang. Kegiatan beternak Domba kebanyakan dilakukan masyarakat hanya sebagai kegiatan sampingan saja dan selain itu dijadikan sebagai aset dikala ada keperluan baru akan dijual. Di Indonesia beberapa daerah di Aceh dan Sumatra dianggap sebagai sentra beternak Domba.

       Nah, khusus masyarakat di NTT Domba merupakan ternak yang jarang kita jumpai, sehingga tidak heran jika banyak orang yang hanya melihat Domba melalui media cetak maupun elektronik kemungkinan juga banyak yang berasumsi bahwa mereka telah melihat Domba karena sering nonton acara Shaun the sheep.

       Berbeda dengan Anicu dan Apedi. Kedua anak di Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu-NTT ini sudah putus sekolah SD setiap harinya menjadikan Domba sebagai teman bermain. Jika anak-anak lain bermain sepeda yang mempunyai dua roda, maka mereka berdua hanya menjadikan Domba piaraan mereka sebagai sepeda yang berkaki empat. Saking asiknya menunggang domba banyak juga teman-temannya yang ikutan bermain bersama mereka menunggang domba. Keseharian mereka berdua cuman membantu orang tuanya menjaga domba, menggiring domba-domba mereka ke tempat yang banyak rumput, memberi minum ketika domba-domba ini kehausan dan menjaga domba agar tidak saling terpisah dari kawanannya.

       Sebelumnya di Desa ini (Tohe) tidak ada domba, tetapi saat mengungsi dari Timor-Timur pada tahun 1999 orang tua Anicu membawa juga domba-domba mereka, makanya sekarang terdapat domba di Desa Tohe yang semakin berkembang dan sudah mencapai jumlah 32 ekor domba.

       Domba ini pun sering dijual untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Berbeda dengan kambing yang dijual dengan harga rendah, domba-domba ini harganya lebih tinggi bila dijual. Domba-domba ini biasanya dijual dengan harga terendah Rp. 700.000 (Tujuh Ratus Ribu Rupiah) s/d kurang lebih Rp. 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah) tergantung negosiasi tentunya, dan untuk pembelian anda bisa langsung datang di Wemori, Desa Tohe-Kecamatan Raihat-Kabupaten Belu atau melalui via Telp: 0822-3636-3289. Evo

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan