Warga Desa Tohe bisa akses Internet -WiFi

(Tohe Broadband) Dalam
rangka mengembangkan potensi desa melalui pemanfaatan teknologi infomasi dan
komunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan program
pembangunan Desa Broadband Terpadu pada 50 Desa se-Indonesia diantaranya Lima
Desa di Wilayah Kabupaten Belu terdiri dari Desa Silawan-Kecamatan Tasifeto
Timur, Desa Maneikun-Kecamatan Lasiolat, Desa Fulur-Kecamatan Lamaknen, Desa
Lutharato-Kecamatan Lamaknen Selatan dan Desa Tohe-Kecamatan Raihat. Program
Desa Broadband Terpadu merupakan program yang menyediakan akses internet secara
komunal yang telah dibangun sejak tahun 2015.

Masyarakat Desa
Tohe saat ini dapat mengakses jaringan internet (Wifi) secara gratis sejak
bulan Januari Tahun 2016 meskipun dengan keadaan yang serba darurat karena alat
yang terpasang di Kantor Desa Tohe yang beralamat di Beisarinlo Dusun
Kotafoun Kecamatan Raihat Kabupaten Belu itu belum terpasang jaringan listrik
PLN sehingga masih menggunakan listrik dari PLTMH yang mulai dioperasikan pada ± jam 06.00 sore s/d pukul 06.00 pagi.

            Namun
kondisi itu tidak menghalangi antusias masyarakat Desa Tohe untuk bisa
mengakses internet. Selain jaringan internet hanya bisa diakses pada malam
hari, Arus listrik yang tidak stabil / sering padam (mati-hidup-mati-hidup)
menjadi kendala utama karena alat-alat yang dipasang baru bisa dioperasikan dan
masyarakat baru bisa mengakses internet pada jam 9 malam ke atas dengan alasan
pemakaian sudah berkurang dan menghindari resiko kerusakan pada peralatan yang
sudah beberapa kali rusak (jebol kali…). Kantor yang sebelumnya gelap gulita
dan sepi kini menjadi ramai sebagai tempat bemain, belajar, berkumpul, dan
berbagi informasi.

Beberapa peralatan
seperti komputer (4 unit) dan satu unit TV berukuran 52 inci masih belum bisa digunakan
dan masi dipajang secara rapi akibat arus listrik yang tidak stabil. Namun
masyarakat tetap bisa mengakses internet karena rata-rata sudah banyak warga
yang memiliki Laptop, Smartphon, dan Tablet. Hingga saat inipun masyarakat yang
datang masi didominasi oleh para pelajar dari SD Sekutren, SD Wesoer, SMPN 1 Tasifeto
Timur dan SMKN 1 Raihat, Para Guru Lokal dan Guru SM3T, Pemuda dan Pemudi
serta beberapa dari kalangan orang tua yang sudah terbiasa menggunakan
internet.

Kepala Desa
(Emanuel Besin) dan 
Pandu Desa Broadband Terpadu bersama warga masyarakat juga telah berupaya agar jaringan listrik PLN bisa dipasang dan sampai saat ini
belum bisa karena masih ada tiang yang kurang dan belum ada kabel listrik. 
Kita pakai dulu apa yang ada yang penting kita sudah
bisa akses internet untuk belajar, untuk peroleh informasi, anak-anak yang
sekolah bisa kerja tugas, masyarakat bisa pake untuk berbisnis dan sebagainya
sambil menanti pemasangan listrik dari PLN  himbau
Emanuel Besin selaku Kepala
Desa Tohe.
(Evo)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan